Kebakaran Kembali Terjadi di TPA Cikundul, Masih Di Zona Non Aktif

Facebook
X
Threads
Email
WhatsApp

Kurasi, Sukabumi – Kebakaran kembali terjadi di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikundul, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (27/9/2026) siang. Kebakaran kali ini terjadi di titik berbeda dari kebakaran yang berlangsung pada Sabtu malam.

Api membakar timbunan sampah di zona aktif pembuangan. Kepulan asap pekat dan tebal membumbung tinggi dari lokasi kebakaran hingga membatasi jarak pandang. Kondisi tersebut membuat petugas kesulitan mendekati titik api.

Petugas pemadam kebakaran masih melakukan upaya pemadaman dan pendinginan. Penanganan juga melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), serta sejumlah relawan.

Kebakaran di kawasan TPA Cikundul sebelumnya terjadi pada Sabtu malam. Saat itu, titik api berada di zona yang sudah tidak aktif digunakan untuk pembuangan sampah. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.00 WIB.

Namun, pada Minggu siang, kebakaran kembali muncul di titik berbeda, tepatnya Masih di zona Non aktif TPA Cikundul.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki yang meninjau langsung lokasi mengatakan, kebakaran terjadi di tengah kondisi kemarau panjang. Meski demikian, sumber api hingga kini belum diketahui.

“Ya, ini karena kemarau yang begitu panjang. Sehingga sumber api dari mana, ini kita belum diketahui, karena langsung menyebar,” kata Ayep.

Menurut Ayep, Pemerintah Kota Sukabumi juga meminta bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi untuk mendukung proses penanganan kebakaran.

Permintaan bantuan dilakukan karena sejumlah armada pemadam kebakaran milik Kota Sukabumi dinilai sudah berusia tua dan sebagian kondisinya kurang optimal.

Kebakaran TPA Cikundul juga berdampak terhadap aktivitas pembuangan sampah dari wilayah Kota Sukabumi. Proses pembuangan sampah ke TPA menjadi tersendat sehingga sampah dari sejumlah wilayah belum dapat masuk ke lokasi tersebut.

Hingga Minggu sore, petugas gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. Upaya tersebut dilakukan untuk mengendalikan api sekaligus mencegah kebakaran kembali meluas.