Hingga Dua Hari Mendatang, Hujan Ringan Masih Berpeluang Turun di Sebagian Wilayah Jabar

Ilustrasi hujan ringan di pusat kota. (sumber :pexels/ Reky B)
Facebook
X
Threads
Email
WhatsApp

Kurasi, Bandung – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Barat (Jabar) menyebutkan secara umum terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan di sebagian wilayah Jabar.

Menurut Forecaster Stasiun Koordinator NDF dan MEWS Provinsi Jabar, Erryka Tantania, dalam keterangan tertulisnya potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang yang dapat terjadi pada skala lokal dan durasi singkat.

Wilayah yang berpotensi terdampak itu pada Senin, 5 Oktober 2026 yakni Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kab. Bekasi, Kab. Karawang, Kab. Purwakarta, Kab. Subang, Kab. Bandung, Kota Bandung, Kab. Bandung Barat, Kab. Sumedang, Kab. Sukabumi, dan Kab. Cianjur.

Sedangkan pada Selasa, 6 Oktober 2026 berpeluang di Kab. Bogor, Kota Bogor, dan Kab. Bandung. Pada Rabu, 7 Oktober 2026 potensi serupa berpeluang terjadi di Kab. Karawang dan Kab. Garut. Sementara dari 8 – 11 Oktober 2026 diperkirakan nihil kejadian.

Untuk itu masyarakat dan instansi terkait diimbau untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu dan berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologis seperti hujan lebat hingga sangat lebat, angin kencang, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

BMKG Stasiun Klimatologi Jabar mengimbau seluruh kalangan masyarakat tetap tenang namun siaga, mengenali risiko di lingkungan sekitar, serta selalu memperbarui informasi cuaca dan mengikuti arahan serta protokol evakuasi dari pemerintah daerah apabila terjadi bencana.

Masyarakat juga diingatkan untuk lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas, khususnya perjalanan darat, laut, dan udara, dengan memantau informasi cuaca terkini yang dapat diakses melalui aplikasi InfoBMKG.

*Kajian Teknis*

Masih berpeluangnya turunnya hujan di sebagian Wilayah Jabat dalam satu minggu ke depan, disebabkan fenomena atmosfer diprakirakan masih memengaruhi potensi pertumbuhan awan konvektif di sebagian wilayah Jawa Barat pada awal pekan, namun peluang hujan cenderung menurun secara signifikan menjelang akhir pekan.

Pada skala global, dinamika atmosfer menunjukkan indeks ENSO terpantau pada nilai +2.72 yang mengindikasikan kondisi El Niño sangat kuat, ditambah fase Indian Ocean Dipole (IOD) positif dan tren menguatnya Monsun Australia yang berpotensi membatasi suplai uap air.

Meskipun demikian, kelembapan udara pada lapisan 850–500 mb berada pada kisaran 30–80%. Kondisi tersebut, dipadukan dengan labilitas atmosfer lokal yang bervariasi pada kategori labil ringan hingga sedang, masih dapat mendukung peluang pertumbuhan awan konvektif dan hujan lokal.

Dalam sepekan terakhir, kondisi El Niño kuat dengan nilai NINO 3.4 pada kisaran +2,53 s/d +2,72 dan fase IOD positif secara umum memicu kondisi kering. Namun, pertumbuhan awan hujan di Jawa Barat tetap signifikan berkat melemahnya Monsun Australia dan hangatnya perairan yang meningkatkan suplai uap air ke wilayah Jawa. Kondisi ini turut dipicu oleh aktifnya Gelombang Rossby hingga tanggal 29 September 2026.

Kelembapan udara pada lapisan 850–500 mb terpantau cukup bervariasi antara 3080 persen, serta labilitas atmosfer lokal pada kategori labil ringan hingga sedang yang mendukung pembentukan awan konvektif.

Berdasarkan hasil monitoring curah hujan harian, intensitas curah hujan di wilayah Jawa Barat bervariasi dari ringan hingga sangat lebat. Hujan berintensitas sedang hingga sangat lebat terjadi di Kab. dan Kota Bogor, Kota Depok, Kab. Karawang, Kab. Sukabumi, Kab. Cianjur, Kab. Purwakarta, Kab. Subang, Kab. Bandung Barat, Kab. dan Kota Bandung, Kab. Sumedang, Kab. Majalengka, Kab. Kuningan, Kab. Garut, Kab. Ciamis, serta Tasikmalaya. Sementara itu, curah hujan dengan intensitas ringan terpantau terjadi di sebagian wilayah lainnya seperti Kab. Indramayu, Kab. Cirebon, dan Kab. Bekasi.

Baca juga : 

Pemkab Bandung Barat Luncurkan JARING MINA SPPG, Perkuat Rantai Pasok Ikan untuk Pangan Bergizi