PERSIB Gelar Doa Bersama untuk Korban Karhutla di Kalimantan, Ajak Bobotoh Berdonasi

Facebook
X
Threads
Email
WhatsApp

Kurasi, Bandung – PERSIB Bandung menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat Kalimantan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Melalui kegiatan kajian dan doa bersama bertajuk “Lekas Pulih Indonesia”, PERSIB mengajak Bobotoh untuk turut membantu masyarakat terdampak melalui aksi nyata.

Kegiatan tersebut digelar di Masjid Jaza, Bandung, Kamis (22/10/2026), dan dipimpin oleh Ustadz Handy Bony.

Dalam kegiatan itu, doa dipanjatkan untuk keselamatan masyarakat yang terdampak karhutla, kelestarian lingkungan, serta para petugas yang berjuang menangani kebakaran. Doa juga ditujukan bagi perjalanan PERSIB dalam mengarungi kompetisi musim 2026/2027 di berbagai ajang.

Melalui gerakan “Lekas Pulih Indonesia”, PERSIB ingin mendorong kepedulian yang tidak hanya diwujudkan melalui doa, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk bantuan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sebagai tindak lanjut, PERSIB berencana membuka program penggalangan donasi melalui aplikasi resmi PERSIB Apps pada November hingga Desember 2026. Program ini mengajak Bobotoh untuk menyisihkan sebagian rezeki sesuai kemampuan masing-masing guna membantu masyarakat Kalimantan yang terdampak karhutla.

Bobotoh nantinya dapat memilih nominal donasi sebesar Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000, atau Rp100.000. Dana yang terkumpul akan dikelola oleh Finance PERSIB sebelum disalurkan kepada Dompet Dhuafa selaku mitra sosial PERSIB.

Bantuan tersebut direncanakan untuk mendukung penyediaan masker, vitamin, dan obat-obatan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.

Head of Brand & Community PT PERSIB Bandung Bermartabat, Giovita, mengajak Bobotoh menjadikan semangat kebersamaan sebagai kekuatan untuk membantu sesama, meskipun terpisah jarak.

“Hayu, teman-teman Bobotoh, kita sisihkan sebagian rezeki sesuai kemampuan masing-masing. Semoga ikhtiar kecil kita bersama bisa membawa manfaat dan meringankan beban saudara-saudara kita di Kalimantan. Melalui PERSIB Apps, kita bisa bersama-sama menunjukkan bahwa kepedulian tidak mengenal jarak,” ujar Giovita.

PERSIB Ajak Masyarakat Perkuat Solidaritas

Ustadz Handy Bony mengapresiasi inisiatif PERSIB yang menggabungkan kegiatan doa bersama dengan gerakan kepedulian sosial. Menurutnya, perhatian terhadap sesama dan lingkungan merupakan nilai penting yang perlu terus ditumbuhkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini. Insyaallah, menjadi kebaikan bersama. Meskipun saudara-saudara kita di Kalimantan berada jauh dari Bandung, kita tetap bisa menunjukkan kepedulian melalui doa dan bantuan nyata. Semoga ikhtiar sederhana ini membawa manfaat bagi sesama sekaligus mengingatkan kita untuk menjaga lingkungan,” kata Handy Bony. (KURASI)

Baca juga: 

Mengenal Lebih Jauh Como 1907, Tim Italia Penakluk Legenda Manchester United