Nelayan Hilang di Perairan Krangkeng Indramayu, Tim SAR Dikerahkan

Facebook
X
Threads
Email
WhatsApp

Kurasi, Indramayu – Seorang nelayan dilaporkan hilang setelah diduga jatuh dari kapal atau Man Over Board (MOB) di perairan Krangkeng, Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Informasi kejadian tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Bandung dari Satuan Polisi Perairan (Polair) pada Selasa (22/9) pukul 17.35 WIB.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan korban diketahui bernama Sudjada (36), warga Indramayu. Korban dilaporkan pergi melaut pada Senin (21/9) setelah melaksanakan salat Subuh.

“Sekitar pukul 14.00 WIB, nelayan asal Indramayu menemukan kapal milik korban dalam kondisi berputar-putar tanpa ada yang mengawaki,” kata Ade.

Setelah mengetahui kejadian tersebut, masyarakat nelayan sempat melakukan pencarian secara mandiri. Namun, hingga laporan diterima Kantor SAR Bandung, korban belum ditemukan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Bandung berkoordinasi dengan Satpolair Polres Indramayu dan Pos SAR Cirebon. Tim rescue dari Pos SAR Cirebon kemudian diberangkatkan pada pukul 17.50 WIB untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

Tim membawa sejumlah peralatan pendukung, di antaranya peralatan SAR air, alat komunikasi, serta alat pelindung diri (APD).

Tim rescue diperkirakan tiba di lokasi pada pukul 19.20 WIB dengan menempuh perjalanan darat sekitar 40 kilometer menggunakan satu unit Rescue Car.

Operasi pencarian melibatkan empat personel Pos SAR Cirebon dan lima personel Polairud Cirebon.

Kantor SAR Bandung bersama unsur terkait akan melanjutkan pencarian korban dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan seluruh personel di lapangan.

“Kami mengimbau seluruh unsur yang terlibat maupun masyarakat yang melakukan pencarian agar tetap mengutamakan keselamatan dan melaporkan setiap perkembangan kepada tim SAR di lapangan,” ujar Ade.