Rilis Motif Kimono, Hasil Kolaborasi Converse Jepang dengan Ippuya

Converse Jepang berkolaborasi dengan workshop kain tradisional Kyoto bernama Ippuya. (sumber: Japanese Station/Soranews24)
Facebook
X
Threads
Email
WhatsApp

Kurasi, Bandung – Sneakers dengan menggunakan bahan kain khas Jepang, termasuk teknik pewarnaan kimono klasik menjadi rilisan unik Converse Jepang berkolaborasi dengan workshop kain tradisional Kyoto bernama Ippuya.

Dicuplik dari laman Japanese Station, Minggu (27/9/2026), koleksi ini terdiri dari empat model berbeda, semuanya berbasis desain All Star yang ikonik. Salah satu yang paling menonjol adalah model high-cut “All Star KY HI / Ippuya” yang menggunakan teknik pewarnaan Kyo-Yuzen, yaitu metode tradisional Kyoto dengan motif detail dan biasanya dipakai untuk kimono kelas atas. Kisaran harganya sekitar 16.500 yen setara dengan kisaran Rp 1.7 hingga Rp 1.9 juta.

Ada juga model high-cut lain dengan bahan kain crepe bertekstur dan motif bunga camellia khas Jepang, dijual sekitar 14.300 yen setara dikisaran Rp 1.5 – Rp 1.6 juta. Sementara untuk yang lebih simpel, tersedia versi low-cut dengan motif bunga krisan dan sakura, masing-masing dibanderol sekitar 13.200 yen setara dikisaran Rp 1.3 juta – 1.5 juta.

Semua sepatu dalam koleksi ini dibuat menggunakan kain tradisional seperti chirimen dan diproduksi dengan teknik khas Kyoto, jadi bukan sekadar print biasa. Bahkan detail kecil seperti label dan logo juga menegaskan bahwa kainnya benar-benar dibuat di Kyoto, memberi kesan premium dan autentik.

Yang bikin makin spesial, sneakers ini hanya dijual di toko tertentu di Jepang, khususnya di jaringan ABC Mart. Jadi bisa dibilang ini termasuk item ‘limited’ yang nggak mudah ditemukan di luar Jepang—cocok buat Anda yang suka barang unik atau koleksi eksklusif.

Kolaborasi ini bukan cuma soal gaya, tapi juga cara membawa budaya tradisional Jepang ke dunia streetwear modern. Hasilnya adalah sneakers yang nggak cuma keren dipakai, tapi juga punya cerita di balik desainnya.