Empat Kali Sabu Nyaris Masuk Lapas Sukabumi, Diselundupkan Lewat Celana dan Jaket

Facebook
X
Threads
Email
WhatsApp

Kurasi, Sukabumi – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi menggagalkan empat upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam satu hari kunjungan. Total sabu yang diamankan mencapai 12,83 gram bruto.

Modus penyelundupan dilakukan dengan menyembunyikan sabu di dalam barang titipan pengunjung yang hendak diberikan kepada warga binaan.

Pengungkapan pertama terjadi saat petugas memeriksa seorang pengunjung perempuan berinisial DDA. Ia membawa celana panjang yang akan dititipkan kepada warga binaan berinisial RW.

Saat diperiksa, petugas menemukan paket sabu seberat 3,37 gram yang diselipkan pada bagian merek celana.

Temuan tersebut kemudian memicu pemeriksaan terhadap dua barang titipan lainnya yang sebelumnya telah disimpan di lapas. Hasilnya, petugas kembali menemukan paket sabu seberat 3,42 gram dan 2,95 gram yang disembunyikan di dua celana panjang dengan merek yang sama.

Kedua paket tersebut diketahui ditujukan kepada warga binaan berinisial DYP dan HH.

Belum berselang lama, sekitar delapan menit kemudian, petugas kembali menggagalkan upaya penyelundupan. Seorang pengunjung perempuan berinisial IS, warga Warudoyong, Sukabumi, kedapatan membawa paket mencurigakan.

Setelah diperiksa, paket yang dibungkus dan dililit lakban hitam tersebut ternyata berisi sabu seberat 3,09 gram.

Dalam satu hari kunjungan, petugas akhirnya menggagalkan empat upaya penyelundupan sabu ke dalam Lapas Kelas IIB Sukabumi dengan total barang bukti 12,83 gram bruto.

Kasus tersebut selanjutnya diserahkan kepada Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota untuk proses hukum lebih lanjut.

Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, menegaskan pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi segala bentuk upaya penyelundupan maupun peredaran narkotika di lingkungan lapas.

Pihak lapas juga akan terus memperketat pemeriksaan terhadap pengunjung dan barang titipan guna mencegah masuknya narkotika ke dalam lembaga pemasyarakatan.