Kadin Sukabumi Siapkan Penguatan UMKM, Pemkot Bidik Kawasan Industri

Facebook
X
Threads
Email
WhatsApp

Kurasi, Sukabumi — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Sukabumi berkomitmen memperkuat peran dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta peningkatan investasi. Kepengurusan Kadin Kota Sukabumi yang baru dikukuhkan juga menargetkan kolaborasi dengan pengusaha lokal dan investor untuk membuka peluang usaha serta menciptakan lapangan kerja.

Ketua Kadin Kota Sukabumi, Elis Sugiarti, mengatakan langkah awal yang akan dilakukan adalah merampungkan susunan kepengurusan dan merangkul berbagai asosiasi pengusaha, mulai dari sektor jasa konstruksi hingga pelaku UMKM di tingkat kecamatan dan kelurahan.

“Langkah awal kami adalah menyusun kepengurusan dan merangkul asosiasi, baik UMKM maupun jasa konstruksi. Kami siap menyusun konsep untuk pemberdayaan UMKM di seluruh wilayah Kota Sukabumi agar yang kecil bisa menjadi besar, dan yang besar bisa menopang yang kecil,” ujar Elis.

Selain memperkuat UMKM, Kadin Kota Sukabumi juga menyatakan kesiapan untuk mendukung rencana pembangunan kawasan industri dan kawasan perkotaan baru yang digagas Pemerintah Kota Sukabumi. Upaya tersebut akan dilakukan melalui penjajakan investasi dari luar daerah sekaligus mendorong keterlibatan pengusaha lokal.

Elis mengapresiasi rencana tersebut dan menegaskan kesiapan Kadin untuk berkolaborasi dalam menyiapkan berbagai kebutuhan investasi, termasuk peluang penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh visi Bapak Wali Kota. Kadin Kota Sukabumi siap menggalang investor luar dan menggandeng pengusaha lokal untuk merealisasikan kawasan tersebut, mulai dari penyiapan lahan hingga penciptaan lapangan kerja baru bagi masyarakat,” katanya.

 

 

 

 

 

Sementara itu, Ketua Kadin Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Sukabumi terhadap penguatan peran Kadin sebagai mitra strategis dalam pembangunan ekonomi daerah. Menurutnya, Kadin harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui pengembangan ekonomi kerakyatan.

“Kami menyambut baik sinergi ini. Sesuai dengan arahan Gubernur, Kadin hari ini harus benar-benar memiliki nilai lebih tentang ekonomi kerakyatan. Kami menginstruksikan Ketua Kadin Kota Sukabumi terpilih untuk segera menyusun kepengurusan dan merumuskan program kerja, khususnya yang berfokus pada pengembangan UMKM,” ujar Almer.

Ia berharap kolaborasi antara Kadin dan pemerintah daerah dapat mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperluas peluang investasi, serta memperkuat daya saing pelaku usaha lokal.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Sukabumi menargetkan pembangunan satu kawasan industri dan satu kawasan perkotaan baru dalam kurun waktu 10 tahun ke depan. Rencana ini disiapkan untuk memperkuat pusat kegiatan ekonomi dan mengakomodasi kebutuhan masyarakat di wilayah Sukabumi dan sekitarnya.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengatakan pengukuhan kepengurusan Kadin Kota Sukabumi menjadi momentum untuk membangun ekosistem ekonomi yang profesional sekaligus memperkuat kemitraan antara pemerintah dan dunia usaha.

“Kadin di Kota Sukabumi sekarang sudah dilatih dan resmi dikukuhkan oleh Pak Almer, Ketua Kadin Provinsi Jawa Barat. Artinya, ini satu lembaga profesional untuk membangun ekosistem ekonomi di Kota Sukabumi dan menjadi mitra sejajar pemerintah,” ujar Ayep di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi, Senin (12/10/2026).

Menurut Ayep, pembangunan kawasan industri dan kawasan perkotaan baru tersebut diharapkan mampu menampung aktivitas ekonomi masyarakat dari Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, hingga Cianjur, dengan total populasi yang disebut mencapai sekitar enam juta jiwa.

“Target kita 10 tahun ke depan akan mendirikan satu kawasan industri dan satu kawasan perkotaan di Kota Sukabumi. Ini agar kita bisa menampung pusat aktivitas masyarakat Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, hingga Cianjur yang totalnya mencapai kurang lebih enam juta orang, sehingga kita punya kota dan kawasan industri yang representatif untuk menyelesaikan tantangan ekonomi masyarakat,” katanya.

Sinergi antara Kadin dan Pemkot Sukabumi diharapkan dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM, peningkatan investasi, penguatan pengusaha lokal, serta penciptaan lapangan kerja. Meski demikian, realisasi pembangunan kawasan industri dan kawasan perkotaan baru masih memerlukan perencanaan dan langkah konkret dari seluruh pihak terkait.(KURASI)

Baca juga: 

Mobil Gran Max Terbakar di Raya Sukabumi, Pasutri Selamat